[studiokeramik Media] : StudioKeramik TV | StudioKeramik.org| Studio Keramik Channel | Studio Keramik Publishing (Penerbitan Buku)

[Social Networks]: Facebook Fan Page| Follow on Twitter | +1 on Google+
_________________________________________________________

Monday, March 30, 2009

Pameran Karya Diklat Produktif DPK Keramik 2009 angkatan 1

Suasana pameran 1. Drs. Sardi (Kepala PPPPTK SB) mengamati produk keramik.

Suasana pameran 2

Suasana sarasehan

Sebagai akhir pembelajaran diklat peningkatan produktif desain produk kreatif keramik 2009 diadakan pameran karya. Pameran selain diikuti peserta diklat dari keramik juga diikuti oleh peserta dari program studi lain. Pameran diadakan di gedung pameran PPPPTK Seni dan Budaya yang disertai dengan acara sarasehan yang menghadirkan nara sumber untuk mereview karya yang dipajang.

Karya diklat

M. Jamaludin

Hadi Widodo

I Made Suweta

Juairiah Majid

Lilis Pusparini

Liswati Rosalinda

Ratini

Setelah 'berjuang' melaksanakan siklat selama 1 bulan dengan penuh semangat, antusiasme, kegembiraan bercampur dengan kesedihan, keletihan, rasa rindu keluarga maka inilah hasil karya mereka:

Wednesday, March 18, 2009

Belajar Teknik Putar



Memasuki minggu ke-3 para peserta diklat mulai belajar teknik putar. Antusiasme sangat jelas terlihat karena mereka ingin sekali menguasai keteknikan ini. Para pengajar harus menekankan betul tahap-tahap yang benar dalam membuat produk teknik putar ini. Karena para peserta ini kebanyakan guru baru yang berkategori dasar, maka dasar-dasar terknik putar: misalnya bagaimana membuat centering tanah liat di kepala putaran harus pula dipelajari dengan detail.
Teknik putar memiliki tahap-tahap yang pokok yaitu: (1) CENTERING, dimana tanah liat yang akan dibentuk harus berada diposisi tengah kepala putaran (2) CONING, yang bertujuan untuk lebih menghomogenkan tanah liat dan menghilangkan gelembung-gelembung air, (3) OPENING, yaitu melubangi tanah liat pada bagian tengah sebagai awal untuk membuat ruangan, hollow pada tahap selanjutnya, (4) RAISING/LIFTING, yaitu menaikkan tanah liat untuk membentuk didinding sesuai tinggi yang diinginkan, (5) FORMING, membentuk benda sesuai keinginan, (6) REFINING, yaitu merapikan sekaligus usaha penyelesaian akhir/finishing.

Wednesday, March 11, 2009

Berpraktek Handbuilding


Mulai hari Senin 8/3/09 para peserta sudah mulai berpraktek membuat karya-karya dengan teknik pijit, pilin, lempeng, dan nantinya teknik putar. Karya-karya ini dibuat sesuai dengan penugasan, dimana untuk satu kompetensi para peserta wajib membuat 2 - 3 karya dengan ukuran sedang. Karya-karya yang akan dibuat diserahkan kepada peserta, sesuai dengan minatnya, tetapi fasilitator menunjukkan contoh-contoh karya seperti mangkok, vas, bentuk-bentuk binatang dan lain-lain. 
Kompetensi seperti teknik pijit, pilin, lempeng ini diberikan karena para peserta baru satu kali ini mengikuti diklat kriya keramik untuk guru produktif. Sehingga mereka dikleompokkan ke dalam guru-guru yang memerlukan diklat level dasar.


Thursday, March 5, 2009

Studi Industri sebagai input pada materi diklat desain produk

Berkunjung di industri keramik milik Bp Muhdiyar

Kunjungan di Loro Blonyo Ceramic

Mencari keterangan di Burat Kriasta Keramik

Pembelajaran materi pokok produktif keramik pada diklat 2009 ini diawali dengan kunjungan industri sebagai wahana untuk memberikan input materi desain. Pada kunjungan ini para peserta dapat melihat ragam dan bentuk-bentuk produk keramik yang sedang trend di sentra keramik Kasongan dan Pundong. Selain ini para peserta juga dapat melihat proses secara langsung yang nantinya dibandingkan dengan proses yang akan dilakukan di studio keramik.
Di Pundong kami mendapat penjelasan bahwa saat ini pasar keramik memang sedang lesu karena terimbas krisis global setelah pada tahun 2006 sebelumnya, para perajin juga terkena musibah gempa bumi yang melanda Yogyakarta. Bp. Muhdiyar selaku pemilik usaha keramik yang cukup besar di Pundong menjelaskan, beliau beranjak dari nol lagi akibat seluruh usahanya runtuh dan produk yang siap ekspor pun ludes akibat gempa. Tetapi  saat ini usahanya sudah mulai aktif dan  menggeliat oleh order-order yang masuk. Walaupun order dari luar negeri langsung masih minim.

Diklat Produktif Kriya Keramik 2009



Diklat produktif kriya keramik pada tahun ini diselenggarakan dalam dua angkatan. Angkatan pertama sedang belangsung dan telah dibuka secara resmi oleh Kepala PPPPTK Seni dan Budaya, Drs. Sardi, pada hari Senin (2/03/09). Diklat produktif keramik ini merupakan bagian dari diklat produktif guru-guru SMK se Indonesia yang pada angkatan pertama ini berjumlah 60 orang. Dalam sambutannya, Drs. Sardi juga menginformasikan kebijakan-kebijakan makro yang akan dilakukan oleh Depdiknas.
Peserta diklat pada program studi keramik pada angakatan pertama ini berjumlah 7 orang yang terdiri dari 3 perempuan dan 5 guru pria. Ke-delapan peserta itu adalah:
1. Jamaluddin, S.Pd.I - SMK Temayang Bojonegoro
2. Liswati Rosalinda, S.Pd - SMK Temayang Bojonegoro
3. Hadi Widodo, S.Sn - SMK 1 Banjarbaru Kalsel
4. Juariah Madjid, S.Pd - SMK 2 Kayuagung
5. I Made Sueta, S.Pd - SMK 1 Sukasada
6. Lilis Pusparini, S.Pd - SMK 5 Yogyakarta
7. Ratini, S.Sn - SMK 1 Kalasan

Diklat angkatan 1 ini merupakan diklat dasar bagi guru-guru baru yang belum pernah berdiklat. Ada 2 sekolah baru yang membuka program keramik, sehingga guru-guru baru pun bertambah.
Materi utama diklat adalah handbuilding dan teknik putar; sedangkan kompetensi pendukung adalah dekorasi, pengglasiran, dan pembakaran keramik. Waktu diklat ini berlangsung selama 1 bulan, berakhir 31 Maret 2009.