[studiokeramik Media] : StudioKeramik TV | StudioKeramik.org| Koran Studio Keramik | Studio Keramik Channel | Studio Keramik Publishing (Penerbitan Buku)

[Social Networks]: Facebook Fan Page| Follow on Twitter | +1 on Google+
_________________________________________________________

Monday, February 22, 2021

Studio Keramik di Masa Pandemi

Hampir satu tahun Indonesia dan dunia dilanda pandemi Covid-19. Di tahun 2021 saat ini pun, keadaan belum beranjak membaik. Kasus-kasus positif masih bertambah dan belum menunjukkan grafik puncak. Entah berapa lama lagi keadaan ini akan terus berlangsung. Tetapi kita harus terus optimis bahwa kita mampu bertahan dan produktivitas harus selalu dilakukan, agar apa yang telah dilakukan di masa lalu tidak serta merta hilang begitu saja.

Kalau kita menengok kondisi StudioKeramik, semua baik-baik saja; tetapi aktivitas jauh menurun. Ini disebabkan karena kegiatan yang bersifat tatap muka sangat banyak dikurangi. Karyawan yang dulu setiap hari aktif mengerjakan sesuatu di studio, kini dibagi menjadi 2 shift; sehingga hanya separuh yang beraktivitas setiap harinya. Malah terkadang pernah dibagi menjadi 4 shift; dimana hanya 2 orang tiap harinya yang boleh beraktivitas. Hal ini tak lain karena pernah terjadinya kasus positif di lingkungan kantor. tetapi hal itu tidak terjadi lama, dan Alhamdulillah saat ini, per Februari 2021; walaupun belum kembali ke keadaan normal; aktivitas sudah beranjak terlihat. 

Kegiatan-kegiatan rutin yang sangat terdampak adalah kegiatan diklat bagi guru-guru vokasi/kejuruan. Tahun 2020 kemarin, BBPPMPV Seni Budaya sebagai lembaga dimana studiokeramik bernaung menyelenggarakan beberapa diklat daring bagi guru vokasi maupun umum. Diklat yang berkaitan dengan program studi kriya keramik ada 3 yaitu pembentukan teknik pijit bagi guru umum, Desain Produk Keramik, dan Glasir Keramik. Total ada sekitar 40 guru yang terlibat dalam ketiga kegiatan tersebut.

Walaupun diselenggarakan secara daring, tetapi kami mengusahakan semaksimal mungkin output kegiatan bermanfaat bagi para peserta. Dengan LMS Google Classroom; materi dan penugasan dirancang sedemikan rupa agar materi dapat dikuasai dengan baik dan penugasan dapat dikerjakan dengan tuntas. Sesi tatap muka digantikan dengan video conference via Cisco Webex. Seklain sebagai usaha memelihara kompetensi, baik pengetahuan maupun keterampilan, kegiatan ini juga sebagai upaya memelihara jalinan silaturahmi antarguru keramik.

Kegiatan lain yang juga cukup terdapat adalah prakerin bagi siswa SMK. Sepanjang tahun, studiokeramik biasa dijadikan lokasi prakerin bagi 5-6 gelombang prakerin. Tetapi dalam tahun ini; kami belum bisa menerima kegiatan yang bersifat berkumpul dan tatap muka.

Semoga pandemi ini segera berakhir dan aktivitas pembelajaran kembali normal lagi.   

Monday, January 20, 2020

Prakerin di Studio Keramik | 2020

Mengawali tahun 2020, ada pemandangan yang berbeda di Studio Keramik. Pada Desember 2019, keadaaan relatif sepi karena kegiatan-kegiatan pembelajaran relatif sudah berakhir. Pada awal tahun ini, studio keramik ramai -bahkan sangat ramai- dengan kedatangan lebih dari 20 siswa-siswa SMK yang melakukan praktik kerja industri. Jumlah yang cukup banyak ini bahkan jauh melebihi jumlah rata-rata siswa yang berkegiatan di studio keramik. Kabarnya diakhir Januari bahkan jumlahnya akan melebihi 30 orang.

Beberapa sekolah memercayakan kegiatan prakerin mereka di studio keramik. Tahun ini SMK 1 Kalasan, SMK 5 Yogyakarta, SMK 14 Bandung, dan SMK 1 Banjarbaru Kalsel mengirim siswa-siswinya untuk belajar dan berlatih bekerja di studio keramik. Dengan bimbingan Pak Sugiya, M.Sn, Pak Supriyanto, Mas Rumidi, dan Mas Urep para siswa akan belajar dan berlatih bekerja selama 2-3 bulan. Pembelajaran memang disampaikan secara khusus untuk melengkapi pengetahuan yang sudah diperoleh selama di sekolah dan juga untuk membimbing siswa mengerjakan projeknya. 

Pekerjaan yang akan dijalani di studio keramik meliputi semua kompetensi yang diperlukan dalam industri yakni menyiapkan tanah liat dari brokal sampai siap pakai, handbuilding, teknik putar, teknik cetak, pengglasiran, dan pembakaran. Mereka akan berada di tempat kerja dari 07.30 sampai 16.00. 

Dari kegiatan ini diharapkan seluruh aspek kompetensi siswa akan meningkat baik sikap, pengetahuan, maupun keterampilan. Para siswa juga harus memiliki kesadaran diri belajar dengan baik, karena kesempatan belajar di studiokeramik adalah kesempatan emas yang harus dimanfaatkan dengan baik. Tak harus selalu menunggu perintah, tetapi inisiatif yang sesuai dengan jadwal dan prosedur harus juga dikembangkan untuk melatih kreativitas dan kedisiplinan.


Mendesain produk




Mengolah tanah liat


Membuat produk dengan teknik putar







Monday, March 12, 2018

Pembelajaran Luar Kelas, Bermain Tanah Liat: PAUD Tunas Melati

PAUD Tunas Melati Tempel mengadakan program pembelajaran luar kelas sekaligus pengenalan lingkungan ke StudioKeramik PPPPTK Seni dan Budaya. Sebanyak 16 siswa beserta para guru dan orang tua bermain dan belajar menggunakan media tanah liat.
Tanah liat dibentuk dengan peralatan yang sederhana, bahkan hanya menggunakan tangan langsung menjadi benda-benda unik dan lucu. Siswa-siswi yang relatif masih kecil, sangat senang dengan kegiatan ini; karena tanah liat memang media yang sesuai untuk melatih motorik halus maupun kasar. Dengan bimbingan siswa-siswa prakerin SMK, anak-anak membuat beberapa bentuk benda seperti mangkuk, piring, figurin ular, kura-kura, bunga dan lain-lain.
Kegiatan berlangsung sekitar 1,5 jam; waktu ini dirasa cukup agar anak-anak tidak merasa jenuh. Hasil karya nantinga akan dikeringkan dan diberi glasir untuk kemudian dibakar pada 1100 C.








Wednesday, February 14, 2018

Bermain Tanah Liat: Eduwisata TK ABA Gendol Tempel

Sebanyak 104 anak dari TK Aisyiah Bustanul Athfal (ABA) Gendol Tempel (Jl Magelang) mengadakan kunjungan sekaligus praktik membuat keramik di StudioKeramik. Sekolah ini memprogramkan pembelajaran luar kelas tiap tahunnya untuk mengenalkan anak didik pada kerajinan-kerajinan yang ada didaerah sekitar. Pemilihan StudioKeramik sebagai destinasi pembelajaran luar kelas ini sudah kali ke-4 ini.
Untuk kegiatan ini, StudioKeramik memberikan kesempatan kepada anak-anak menunjukkan kreativitasnya bermain tanah liat sekaligus menghasilkan produk-produk keramik yang sederhana. Bermain tanah liat yang lembut dapat merangsang perkembangan motorik halus pada anak; karena anak akan belajar memegang, menekan, membentuk tanah liat dengan lembut dan telaten.
Anak-anak nampak riang dan gembira berimajinasi dan mewujudkan benda-benda keramik sederhana seperti mangkuk, kura-kura, ular, dan figurin-figurin lainnya. Selain teknik pembentukan tangan lagsung, anak-anak juga diperkenalkan dengan pembentukan keramik teknik cetak tekan.
Kegiatan ini dipandu oleh staf StudioKeramik dan dibantu siswa-siswi SMK yang sedang melaksanakan prakerin di StudioKeramik.



Wednesday, February 7, 2018

Eduwisata TK Mardi Siwi Tempel

TK Mardi Siwi Tempel Sleman mengadakan eduwisata di StudioKeramik. Kegiatan ini mereupakan kegiatan pembelajaran luar kelas yang rutin diadakan setiap tahunnya. Untuk kesekian kalinya pihak sekolah memilih StudioKeramik sebagai destinasi pembelajaran luar kelas. Hal ini sangat sesuai karena bermain tanah liat adalah salah satu sarana aman dan terjangkau dari sisi biaya, tetapi berefek sangat besar untuk menumbuhkan kreativitas pada anak-anak, terlebih anak-anak usia dini/TK. Selain itu, dengan tanah liat anak-anak dilatih beraktivitas yang merangsang kinerja motorik halusnya.
Apa yang dipelajari?
Selain berkunjung dan melihat-lihat sarana dan prasarana studiokeramik, anak-anak dilatih membuat produk-produk sederhana dari tanah liat. Mereka dibebaskan membuat apapun: figurin, mangkuk kecil dll agar anak-anak bebas berekspresi sekaligus enyalurkan imaginasi mereka.
Dengan bimbingan staf StudioKeramik dan siswa-siswa prakerin, anak-anak membuat produk-produk keramik yang nantinya akan dibakar dan dapat dipajang dikelas sebagai karya-karya kreatif anak. Anak-anak nampak riang mengikuti kegiatan bermain tanah liat ini.