[studiokeramik Media] : StudioKeramik TV | StudioKeramik.org| Koran Studio Keramik | Studio Keramik Channel | Studio Keramik Publishing (Penerbitan Buku)

[Social Networks]: Facebook Fan Page| Follow on Twitter | +1 on Google+
_________________________________________________________

Tuesday, April 14, 2015


uji-plastisitas-body-kerami

Oleh: M. Fajar Prasudi

Limbah gergaji kayu Sengon banyak ditemukan di setiap penggergajian kayu ([I]sawmill[/I]), khususnya di pulau Jawa. Melimpahnya serbuk gergajian kayu sebagai limbah padat memerlukan penanganan yang tepat agar dapat dimanfaatkan secara optimal, efektif, dan efisien. Upaya ini sejalan dengan konsep pengelolaan limbah 3 R, yaitu Reduce, Reuse, dan Recycle. Tujuan kegiatan ini adalah menguji plastisitas bahan body keramik hasil campuran tanah liat Sukabumi dengan serbuk gergaji kayu Sengon sebagai syarat penting dalam pembuatan keramik.

Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah eksperimen sederhana dengan cara membuat formula campuran body, kemudian dibuat pilinan sampai sebesar 3,2 mm. Apabila body tersebut berhasil dibuat menjadi pilinan sebesar 3,2 mm maka body tersebut termasuk body yang plastis, sebaliknya bila tidak dapat dipilin menjadi ukuran 3,2 mm maka body tersebut bukan merupakan body yang plastis.

Hasil penelitian menunjukkan pemakaian serbuk gergaji kayu Sengon di atas 10% dapat mengurangi plastisitas, pemakaian campuran serbuk gergaji kayu Sengon diatas 10% akan cukup menyulitkan secara teknis dalam proses pembentukan tangan dan pembentukan teknik putar. Untuk itu disarankan menggunakan teknik cetak khususnya alat press untuk membentuknya.

Selengkapnya kklik disini

Glasir


glasir copy


Glasir adalah lapisan kaca tipis yang telah melebur pada permukaan benda keramik, dalam istilah sederhana, glasir terdiri dari tiga bagian, yaitu: 1)silika (SiO2), 2) fluks, 3) Alumina (Al2O3).
Oleh. Wahyu Gatot Budiyanto

Silika ditambahkan dalam bentuk murni atau sebagai bagian dari bahan lain seperti [I]ball clay[/I] atau kaolin yang mengandung silika dan alumina. Kaolin atau disebut juga tanah liat cina memiliki komposisi kimia Al2O3.2SiO2.2H2O. Alumina jarang sekali ditambahkan dalam bentuk oksidanya tetapi sebagai komponen bahan. [I]Fluks[/I] dalam bentuk oksida atau karbonat ditambah oksida logam yang memberi warna pada glasir dan sekelompok [I]fluks[/I] yang mengandung sedikit oksida merupakan sejumlah komponen untuk membuat glasir.

Ketiga komponen glasir, yaitu silika, alumina dan fluks, untuk membuat glasir yang jernih maka ketiga komponen tersebut harus seimbang, dengan perbandingan fluks yang benar untuk mencairkan silika dan alumina. Eutectic adalah titik lebur yang paling rendah dari dua bahan atau lebih jika dilebur bersama.

Selanjutnya klik disini.

Slip Tanah Liat Sebagai Bahan Penutup Permukaan Body dan Dekorasi pada Gerabah


slip-tanah-liat-sbg-bahan-p
Oleh: Sugihartono

Telah dilakukan penelitian Slip tanah liat sebagai bahan penutup permukaan body dan dekorasi pada  benda gerabah dengan bahan baku utama Tanah Liat Pacitan dan Godean. Slip tanah liat  dibuat dengan berbagai campuran/komposisi dan dilapiskan pada benda-benda uji (tile) dan produk gerabah Kasongan.

 Hasil penelitian menunjukkan bahwa Tanah liat Pacitan dan Godean dapat dimanfaatkan sebagai bahan dasar engobe untuk melapis gerabah Kasongan. Hasil lapisan stain atau pewarna dan glasir  diatas lapisan slip tanah/engobe sebelum dibakar, dan setelah dibakar hasil pembakarannya melekat dengan  kuat dan hasil warna lebih cerah dan terang,

 Penambahan bahan lain untuk memperkuat lapisan engobe berupa CMC dan waterglass sangat diperlukan. Penerapan hasil percobaan pada dunia industri layak dilakukan mengingat proses ini mudah dilakukan dan bahan baku yang diperlukan mudah didapat.

Selengkapnya klik disini.

Monday, February 2, 2015

Kegiatan di awal 2015

Di awal 2015 beberapa kegiatan sudah mulai dilakukan baik kegiatan rutin maupun kegiatan yang berkaitan dengan pihak ke-3. Kegiatan rutin yang sudah berjalan adalah pembimbingan kepada siswa-siswa SMK untuk belajar dan bekerja di studio keramik dalam kegiatan prakerin (praktik kerja industri). Kegiatan ini penting dilakukan, karena konsep prakerin adalah belajar kompetensi-kompetensi yang belum dicover dalam pembelajaran di sekolah. Selain itu, mereka juga akan mengalami suasana kerja di sebuah industri.


Dibulan Januari 2015, ada dua SMK yang melaksanakan prakerin yaitu SMK 2 Jepara, dan SMK 1 Kalasan. Dan dibulan Februari ini menyusul SMK 1 Banjarbaru (Kalsel). Merka akan bekerja dan belajar selama 2 sampai 3 bulan dengan hasil akhir meningkatnya kompetensi yang telah dipelajari di sekolah dan beberapa produk mandiri yang menjadi projek mereka.

Pengenalan Keramik Pada Anak TK, Eduwisata TK PKK Grogolan dan TK Ar Rahman Sawit Sari

Pengenalan kriya keramik kepada anak usia dini dan taman kanak-kanak mampu memberi gambaran kepada siswa bagaimana benda-benda yang ada disekitar mereka dibuat. Ketika ditanyakan kepada anak-anak tersebut apakah bahan-bahan dari piring, mangkuk yang ada didapur, banyak jawaban yang tidak terduga dilontarkan. Ada yang menjawab logam, kaleng, kaca dan lain-lain. Tidak banyak yang melontarkan istilah keramik. Tetapi terlalu dini kalau kita mengatakan anak-anak kita tidak mengetahui keramik. Terbukti, ketika ditanyakan apa bahan adari bernda keramik ini? Banyak yang mengatakan tanah. Ya, memang benar. Sehingga, mungkin dalam pengetahuan dasar mereka sebenarnya mengetahui hanya perlu pengetahuan lanjutan untuk memahamkan benda-benda yang terbuat dari tanah.
Oleh karena itu juga, beberapa sekolah taman kanak-kanak sudah beberapa tahun mengadakan eduwisata di sentra-sentra keramik termasuk studio keramik. Selain berbiaya murah, kinjungan ini akan berfek besar untuk membekali anak-anak kita dalam hal pengetahuan dasar maupun menapresiasi suatu produk. TK PKK Grogolan dan TK Ar Rahman, keduanya berada di Sleman memanfaatkan kesempatan belajar luar kelas untuk mengenalkan keramik kepada para siswa.
Studio keramik menyiapkan program pengenalan dengan membawa anak mengetahui alur pembuatan keramik sekaligus mengalami sendiri bagaimana membuat benda-benda keramik sederhana. Antusiamenya sangat besar, dengan khas anak-anak. Ada yang semangat, tetapi ada yang cepat bosan. Tetapi, walaupun dalam waktu singkat, mereka telah mengetahui bagaimana keramik dibuat. Dan hal tersebut akan diingat terus sampai dewasa.
Gambar-gambar aktivitas: