[studiokeramik Media] : StudioKeramik TV | StudioKeramik.org| Koran Studio Keramik | Studio Keramik Channel | Studio Keramik Publishing (Penerbitan Buku)

[Social Networks]: Facebook Fan Page| Follow on Twitter | +1 on Google+
_________________________________________________________

Monday, January 20, 2020

Prakerin di Studio Keramik | 2020

Mengawali tahun 2020, ada pemandangan yang berbeda di Studio Keramik. Pada Desember 2019, keadaaan relatif sepi karena kegiatan-kegiatan pembelajaran relatif sudah berakhir. Pada awal tahun ini, studio keramik ramai -bahkan sangat ramai- dengan kedatangan lebih dari 20 siswa-siswa SMK yang melakukan praktik kerja industri. Jumlah yang cukup banyak ini bahkan jauh melebihi jumlah rata-rata siswa yang berkegiatan di studio keramik. Kabarnya diakhir Januari bahkan jumlahnya akan melebihi 30 orang.

Beberapa sekolah memercayakan kegiatan prakerin mereka di studio keramik. Tahun ini SMK 1 Kalasan, SMK 5 Yogyakarta, SMK 14 Bandung, dan SMK 1 Banjarbaru Kalsel mengirim siswa-siswinya untuk belajar dan berlatih bekerja di studio keramik. Dengan bimbingan Pak Sugiya, M.Sn, Pak Supriyanto, Mas Rumidi, dan Mas Urep para siswa akan belajar dan berlatih bekerja selama 2-3 bulan. Pembelajaran memang disampaikan secara khusus untuk melengkapi pengetahuan yang sudah diperoleh selama di sekolah dan juga untuk membimbing siswa mengerjakan projeknya. 

Pekerjaan yang akan dijalani di studio keramik meliputi semua kompetensi yang diperlukan dalam industri yakni menyiapkan tanah liat dari brokal sampai siap pakai, handbuilding, teknik putar, teknik cetak, pengglasiran, dan pembakaran. Mereka akan berada di tempat kerja dari 07.30 sampai 16.00. 

Dari kegiatan ini diharapkan seluruh aspek kompetensi siswa akan meningkat baik sikap, pengetahuan, maupun keterampilan. Para siswa juga harus memiliki kesadaran diri belajar dengan baik, karena kesempatan belajar di studiokeramik adalah kesempatan emas yang harus dimanfaatkan dengan baik. Tak harus selalu menunggu perintah, tetapi inisiatif yang sesuai dengan jadwal dan prosedur harus juga dikembangkan untuk melatih kreativitas dan kedisiplinan.


Mendesain produk




Mengolah tanah liat


Membuat produk dengan teknik putar







Monday, March 12, 2018

Pembelajaran Luar Kelas, Bermain Tanah Liat: PAUD Tunas Melati

PAUD Tunas Melati Tempel mengadakan program pembelajaran luar kelas sekaligus pengenalan lingkungan ke StudioKeramik PPPPTK Seni dan Budaya. Sebanyak 16 siswa beserta para guru dan orang tua bermain dan belajar menggunakan media tanah liat.
Tanah liat dibentuk dengan peralatan yang sederhana, bahkan hanya menggunakan tangan langsung menjadi benda-benda unik dan lucu. Siswa-siswi yang relatif masih kecil, sangat senang dengan kegiatan ini; karena tanah liat memang media yang sesuai untuk melatih motorik halus maupun kasar. Dengan bimbingan siswa-siswa prakerin SMK, anak-anak membuat beberapa bentuk benda seperti mangkuk, piring, figurin ular, kura-kura, bunga dan lain-lain.
Kegiatan berlangsung sekitar 1,5 jam; waktu ini dirasa cukup agar anak-anak tidak merasa jenuh. Hasil karya nantinga akan dikeringkan dan diberi glasir untuk kemudian dibakar pada 1100 C.








Wednesday, February 14, 2018

Bermain Tanah Liat: Eduwisata TK ABA Gendol Tempel

Sebanyak 104 anak dari TK Aisyiah Bustanul Athfal (ABA) Gendol Tempel (Jl Magelang) mengadakan kunjungan sekaligus praktik membuat keramik di StudioKeramik. Sekolah ini memprogramkan pembelajaran luar kelas tiap tahunnya untuk mengenalkan anak didik pada kerajinan-kerajinan yang ada didaerah sekitar. Pemilihan StudioKeramik sebagai destinasi pembelajaran luar kelas ini sudah kali ke-4 ini.
Untuk kegiatan ini, StudioKeramik memberikan kesempatan kepada anak-anak menunjukkan kreativitasnya bermain tanah liat sekaligus menghasilkan produk-produk keramik yang sederhana. Bermain tanah liat yang lembut dapat merangsang perkembangan motorik halus pada anak; karena anak akan belajar memegang, menekan, membentuk tanah liat dengan lembut dan telaten.
Anak-anak nampak riang dan gembira berimajinasi dan mewujudkan benda-benda keramik sederhana seperti mangkuk, kura-kura, ular, dan figurin-figurin lainnya. Selain teknik pembentukan tangan lagsung, anak-anak juga diperkenalkan dengan pembentukan keramik teknik cetak tekan.
Kegiatan ini dipandu oleh staf StudioKeramik dan dibantu siswa-siswi SMK yang sedang melaksanakan prakerin di StudioKeramik.



Wednesday, February 7, 2018

Eduwisata TK Mardi Siwi Tempel

TK Mardi Siwi Tempel Sleman mengadakan eduwisata di StudioKeramik. Kegiatan ini mereupakan kegiatan pembelajaran luar kelas yang rutin diadakan setiap tahunnya. Untuk kesekian kalinya pihak sekolah memilih StudioKeramik sebagai destinasi pembelajaran luar kelas. Hal ini sangat sesuai karena bermain tanah liat adalah salah satu sarana aman dan terjangkau dari sisi biaya, tetapi berefek sangat besar untuk menumbuhkan kreativitas pada anak-anak, terlebih anak-anak usia dini/TK. Selain itu, dengan tanah liat anak-anak dilatih beraktivitas yang merangsang kinerja motorik halusnya.
Apa yang dipelajari?
Selain berkunjung dan melihat-lihat sarana dan prasarana studiokeramik, anak-anak dilatih membuat produk-produk sederhana dari tanah liat. Mereka dibebaskan membuat apapun: figurin, mangkuk kecil dll agar anak-anak bebas berekspresi sekaligus enyalurkan imaginasi mereka.
Dengan bimbingan staf StudioKeramik dan siswa-siswa prakerin, anak-anak membuat produk-produk keramik yang nantinya akan dibakar dan dapat dipajang dikelas sebagai karya-karya kreatif anak. Anak-anak nampak riang mengikuti kegiatan bermain tanah liat ini.






Monday, January 29, 2018

Prakerin Siswa SMK Tahun 2018 di StudioKeramik

Di Bulan Januari 2018, ada 3 sekolah yang memprogramkan praktik kerja industri di studiokeramik. Mereka berasal dari SMK 1 Banjarbaru Kalsel, SMK 1 ROTA Bayat Klaten, dan SMK 1 Kalasan Sleman.
Kegiatan ini adalah program rutin yang dijadwalkan oleh sekolah dan merupakan bagian dari kurikulum SMK khususnya paket keahlian Kriya Keramik.
Ada 15 siswa yang mengikuti kegiatan ini, yaitu 4 dari Kalimantan Selatan, 4 dari Klaten, dan 7 dari Sleman. Mereka berbaur untuk bekerja sekaligus belajar memperdalam kompetensi yang telah dipelajari di sekolah.
Selama 3 (tiga) bulan para siswa berlatih bekerja membuat produk-produk keramik dengan berbagai keteknikan. Sebelumnya, pada minggu pertama, siswa dilatih untuk mengolah tanah liat dalam skala yang menengah dari keadaan brokal menjadi massa tanah liat siap pakai.
Sedangkan pada minggu ke-4 ini, para siswa dilatih membuat elemen interior lampu minyak dengan teknik pijit (pinching)